UGM adakan pelatihan Konservasi Lereng Merapi

Written by Operator KP4 on . Posted in Rilis Berita

Indonesia Managing Higher Education for Relevance and Efficiency (IMHERE) Fakultas Kehutanan UGM bekerjasama dengan Kebun Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan Pertanian (KP4) UGM mengadakan Training untuk Disseminasi dengan judul “ Optimalisasi Konservasi Hutan dan Agroforestry Dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Kesehatan Masyarakat” yang diadakan di kampus lapangan KP4 dan Wanagama UGM pada tanggal 7-8 Maret 2012.


Kegiatan di buka oleh Kepala KP4 UGM/ Direktur Eksekutif IMHERE UGM, Dr. Ir. Cahyono Agus DK, M.Agr., Sc di halaman KP4 UGM, sekaligus melepas peserta training untuk kegiatan di Wanagama. Dr. Cahyono dalam sambutannya menyampaikan bahwa latar belakang dari kegiatan ini adalah Konservasi hutan di Lereng Merapi akibat bencana merapi yang telah menjadi kritis dan miskin unsur hara. Upaya untuk mengoptimalisasikan hutan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, sehingga subjek dari kegiatan ini adalah para petani aktif dan kerjasama ABCG (Academic, Bussiness, Community and Governance).


Kegiatan ini diikuti oleh petani dari wilayah merapi dan tenaga teknis dari KP4 sebanyak 12 orang. Dengan kegiatan ini mereka diberi bekal tentang konservasi hutan sehingga diharapkan para petani dapat proaktif dalam mengembangkan tanaman porang dan herbal yang inovatif pada lahan agroforestry.


Selama kegiatan petani mengunjungi Kelompok tani hutan rakyat di Kulon Progo yang merupakan hutan percontohan tanaman tegakan dengan tanaman herbal. Selain itu kunjungan juga diadakan di Ngelanggeran, Gunung Kidul yang merupakan percontohan agroforestry dengan tanaman pangan berupa porang.


Kegiatan ini Bertujuan untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian tentang agroforestry dan produk alternative yang mendukung diversifikasi pangan alternatif dan tanaman obat bagi masyarakat sekitar hutan, mengoptimalkan pelestarian hutan dalam upaya peningkatan kualitas ekosistem (biotik dan atau fisik) lingkungan di dalam dan luar kawasan hutan, mengoptimalkan lahan agroforestry baru dalam pengembangan budidaya tanaman porang dan tanaman obat. Selain itu dengan kegiatan ini diharapkan dapat terjalin kerjasama antara masyarakat, akademisi, bisnis, petani, dan pemerintah yang berorientasi pada rehabilitasi hutan dalam meningkatkan ketahanan pangan, kesehatan masyarakat dan adaptasi terhadap perubahan iklim.
cah@gus. Faculty of Forestry UGM
 

Trackback from your site.

Leave a comment