Petani Kab Siak, Riau belajar TEKNOLOGI TEPAT GUNA SAPI-SAWIT ke KP4 UGM

Written by Operator KP4 on . Posted in Rilis Berita

Petani Kab Siak, Riau belajar TEKNOLOGI TEPAT GUNA SAPI-SAWIT ke KP4 UGM


Kebun Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan Pertanian (KP4) UGM bekerjasama dengan Fakultas Peternakan UGM dan Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten SIAK, Riau mengadakan workshop dan Studi Banding “ Pengembangan Teknologi Tepat Guna dalam Sistem Pertanian Terpadu”. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa-jumat, 20-23 November 2012. Peserta pelatihan adalah dari peternak dan petani kelapa sawit di Kabupaten Siak berjumlah 31 orang.
Rangkaian kegiatan workshop dan studi banding yang diselenggarakan selama 4 hari tidak hanya pemberian materi di kelas, namun kegiatan tersebut diikuti kegiatan praktek lapangan dan studi banding ke peternak binaan. Dengan kegiatan seperti ini diharapkan akan terjadi integrasi yang berkelanjutan antara perkebunan kelapa sawit-peternakan yang dalam hal ini adalah sapi ungkap Prof. Ali Agus selaku ketua pelaksana kegiatan.

Menurut Dr. Cahyono Agus, Kepala KP4 UGM, Untuk membantu meningkatkan kesejahteraan petani dan keluar dari lingkaran kemiskinan adalah mengembangkan system pertanian yang mempunyai nilai ekonomis ekologis dan sosial budaya berkelanjutan. Model pengembangan pertanian terpadu yang berkelanjutan pada prinsipnya merupakan keterpaduan antara tanaman pangan, tanaman pakan ternak dan berbagai jenis usaha ternak sehingga petani akan memperoleh produk dan pendapatan yang berkelanjutan melalui perpanjangan mata rantai biologis. Integrasi ternak dalam perkebunan sawit merupakan salah satu skema guna menuju swa sembada daging dengan memberdayakan sumber daya lahan yang tersedia. Integrasi atau keterpaduan tidak hanya dari segi teknis pertanian tetapi juga kelembagaan (antar instansi terkait) yang mantap untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mampu mengintegrasikan antara system pertanian dan peternakan yang efisien sehingga kemakmuran petani secara nyata dapat ditingkatkan.

Diungkapkan pula, manfaat dan tujuan dari kegiatan tersebut antara lain: Meningkatkan pemahaman kepada para peserta workshop dan studi banding tentang konsep dan model system pertanian terpadu, Mengetahui berbagai paket teknologi tepat guna yang dapat diadopsi dan di kembangkan di daerah masing-masing, Mendukung keberhasilan usaha tani melalui peningkatan jumlah dan mutu produksi serta penurunan biaya produksi usaha tani, Belajar dan praktek langsung aplikasi teknologi tepat guna seperti pembuatan pakan ternak, pembuatan pupuk organik, intalasi biogas, motor atau mesin berbahan bakar biogas serta manajemen usaha peternakan, Kesempatan berdiskusi langsung dengan para pakar dan ahli terkait di lingkungan UGM, sehingga memberikan peluang untuk pengembangan kerjasama dimasa-masa yang akan datang.

Materi disampaikan oleh Dr. Cahyono Agus, M.Agr Sc (Ahli kehutanan dan sistem pertanian terpadu), Prof. Bambang Hendro S, SU (Ahli kesuburan tanah), Ir. Bambang Suhartanto, DEA (Ahli Makanan Ternak dan system pertanian terpadu) dan Ir. I Gede Suparta Budi Satria, M.Sc.,Ph.D (Ahli Budidaya Ternak).
cah@gus. Faculty of Forestry UGM

 

Trackback from your site.

Leave a comment