PROGRAM PENELITIAN DAN KERJASAMA KP4 UGM

Written by Operator KP4 on . Posted in Rilis Berita

  •  Penelitian Unggulan Layak Publikasi, Layak Paten dan Layak Bisnis di KP4 UGM

Dibawah Koordinasi oleh Wakil Rektor Senior Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UGM Yogyakarta dengan dana dari DIPA, berhasil membuat program 10 GAMA. Program penelitian dan pengembangan unggulan pertanian dan peternakan ini telah dipublikasikan di media ilmiah nasional maupun internasional.Beberapa penelitian juga sedang didaftarkan paten, PVT (perlindungan varitas Tanaman). Rintisan kerjasama dengan KPWN Kemenhut, Kementrian Pertanian, Kementrian ESDM, Kementrian Koperasi, Kementrian Daerah Tertinggal¸ telah dilakukan KP4 untuk melakukan kerjasama pemanfaatan hasil penelitian bagi program kemakmuran masyarakat secara profesional. Program itu diantaranya adalah:

1. GAMA ANGGREK: Perakitan dan Perbanyakan Klonal Kultivar Unggul GAMA Anggrek Phalaenopsis-Vanda-Dencrobium. Penelitian ini bertujuan mendapatkan kultivar baru Gama Anggrek hasil persilangan anggrek lokal. Hasilnya diperoleh kultivar baru “GAMA ANGGREK” yang unggul, sering berbunga, tahan lama, unik, indah, tidak mudah layu dan bernilai jual tinggi.

2. GAMA BIOGAS: Pemurnian biogas metana dengan teknik absorbsi untuk pengemasan dalam tabung bertekanan. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah peternakan dan pertanian untuk menghasilkan biogas murni yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif, untuk memasak dan penerangan maupun menggerakan kendaraan bermotor. Hasilnya berupa produk “GAMA BIOGAS” dengan kemurnian tinggi yang praktis, ekonomis, dan marketable. Inovasi ini sangat ramah lingkungan karena mengubah metana yang merupakan emiter karbon berbahaya menjadi sumber energi alternatif terbarukan yang mampu mengurangi pemanasan global.

3. GAMA POT GANIK: Pengembangan pupuk dan pot organik dalam pengelolaan produktivitas lahan marginal. Bertujuan untuk memanipulasi lingkungan pertumbuhan tanaman agar unsur hara, kelembaban, temperatur dan faktor lingkungan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan tanaman, bahkan pada lahan-lahan kritis yang perlu direhabilitasipun tanaman dapat tumbuh baik dengan penambahan unsur hara dari pot organik. Pot organik tersebut terbuat dari pupuk kompos kotoran sapi, kambing, ayam dan sampah organik, dapat digunakan sebagai media tanam dan memperbaiki kesuburan fisika, kimia dan biologi tanah, sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman.

4. GAMA TANI TERPADU: Pengelolaan hara terpadu dalam pertanian terpadu yang berkelanjutan, bertujuan : Pengelolaan hara terpadu menggunakan bahan organik untuk meningkatkan kualitas lahan dan produktivitas lahan serta mensinergiskan pertumbuhan tanaman dalam sistem pertanian terpadu. Hasilnya berupa Pengembangan “GAMA TANI TERPADU” sebagai model Agribisnis berbasis pertanian terpadu untuk kehidupan dan lingkungan hidup yang lebih baik.

5. GAMA SOYA: Optimalisasi diversifikasi produk olahan kedelai hitam lokal sebagai makanan dan pengembangan daging sintetis dan tahu sehat. Tujuan penelitian adalah melakukan perubahan orientasi dan postioning kedelai hitam dari bahan baku olahan pangan biasa menjadi produk olahan pangan kesehatan yang berupa pengembangan Daging Sintetis dan Tahu Sehat yang kaya serat, antosianin, dan isoflavon. Hasilnya berupa pengembangan teknologi pengolahan pasca panen kedelai hitam “GAMA SOYA” menjadi “Daging Sintetis” dan “Tahu Sehat” yang Kaya serat, antosianin, dan isoflavon.

6. GAMA MELON: Pengembangan Melon Varietas Baru “Gama Melon”. Tujuan penelitian adalah: (i) Mengetahui keseragaman dan kestabilan karakter fenotip buah dan benih “Melodi Gama-Basket” sebagai melon unggul yang tahan terhadap penyakit (virus dan jamur tepung), ii) Memperoleh benih melon unggul tahan penyakit serta mempunyai karakter fenotip buah yang unik, seragam, dan stabil sebagai benih melon komersial. Hasilnya : Pengembangan varian melon baru “GAMA MELON” yang unggul, manis, marketable, sehat, dan tahan hama penyakit, tanpa insektisida.

7. GAMA AYAM: Peningkatan performance ayam lokal melalui perakitan sumber genetik. Tujuan penelitian adalah mendapatkan karakter fenotip (F1) yaitu warna bulu dan berat badan serta area dan jumlah miofiber otot Pectoralis thoracicus ayam (F1) persilangan antara ayam pelung dengan ayam Parent Stock Broiler Strain Coob-500 sebagai alat identifikasi potensi ayam lokal tipe daging. Hasilnya: Pengembangan “GAMA AYAM” hasil persilangan ayam pelung dan broiler, yang mempunyai daging baik dan pertumbuhan cepat.

8. GAMA JAGUNG: Pengembangan Varietas Jagung Unggul “Gama Jagung”. Tujuannya adalah mengembangkan potensi varietas jagung lokal Madura dengan pemuliaan sehingga menghasilkan jagung yang mengandung gen penyandi ketahanan terhadap virus dan kandungan protein tinggi. Hasilnya : Pengembangan varietas baru “Gama Jagung” hasil persilangan jagung lokal madura yang unggul, mempunyai umur pendek, tinggi dan ukuran sedang.

9. GAMA PADI: Pengembangan Teknologi Budidaya Padi Hemat air, Perakitan Kultivar Padi Tahan Kering. Tujuannya mengembangkan teknologi budidaya padi hemat air dengan merakit kultivar padi tahan kering dengan pendekatan koleksi, penyaringan dan percobaan. Hasilnya : Pengembangan kultivar baru “Gama Padi” yang unggul, tahan kering, produksi tinggi, dan marketable.

10. GAMA SAPI BALI: Peningkatan mutu genetis sapi bali sebagai ternak potong dan plasma nutfah nasional dengan penerapan bioteknologi pakan dan reproduksi. Tujuannya meningkatkan mutu genetis sapi bali sebagai plasma nutfah nasional maupun sebagai sapi potong dilakukan dengan perbaikan pakan, serta penerapan bioteknologi reproduksi. Hasilnya: Pengembangan mutu genetik sapi lokal “Gama Sapi Bali” yang unggul, pertumbuhan cepat.

Trackback from your site.

Leave a comment